Angka kebutaan di Indonesia mencapai 3%, dengan Katarak adalah penyebab terbesarnya (81%).
Di Nusa Tenggara Barat (NTB) sendiri angka kebutaan mencapai 4%, diatas angka nasional. Dan sebagian besar kasus kebutaan di NTB disebabkan oleh Katarak (75%).
Katarak pada Lansia meberi dampak yang sangat buruk secara mental emosional. Lansia yang mengalami katarak mengalami depresi dan kehilangan percaya diri. Beberapa Lansia bahkan mengungkapkan hilangnya semangat hidup dan kadang terbersit ide mengakhiri hidupnya.
Perasaan tidak berharga karena menjadi beban keluarga dan masyarakat kerap muncul, karena hilangnya kemampuan memenuhi kebutuhan sscara mandiri sebagai akibat dari kebutaan Katarak yang dialami.
Rumah Senja berkomitmen untuk terus melakukan yang terbaik dalam rangka menghadirkan layanan proteksi kesehatan dan peningkatan kualitas hidup bagi Lansia dengan program Operasi Katarak gratis.
Layanan operasi katarak gratis ini diberikan kepada Lansia dengan kriteria memiliki visus 《 6\60, memiliki prognose kesembuhan yang bagus, tidak memiliki akses terhadap asuransi kesehatan, dan menyatakan mau menerapkan hidup bersih dan sehat.
Project ini dilaksanakan bekerjasama dengan Rumah Sakit Mata NTB dan didukung oleh MATW International.
Pada Tahun 2021, telah dilaksanakan operasi katarak gratis bagi 100 pasien di Pulau Lombok.
Pada bulan Maret Tahun 2022 ini kegiatan operasi katarak dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa dengan jumlah pasien yang dioperasi sebanyak 200 orang.
Semoga angka kebutaan di Indonesia, khususnya di NTB bisa segera menurun sehingga kualitas hidup masyarakat semakin membaik.


